Perbedaan TOEFL dan IELTS – Berbicara mengenai sertifikasi bahasa Inggris, kita semua pasti pernah mendengar tentang IELTS dan TOEFL. Keduanya kerap dicantumkan sebagai salah satu persyaratan bahasa Inggris untuk melanjutkan studi, terutama ke luar negeri.

Biasanya hal ini digunakan untuk memastikan bahwa kemampuan bahasa Inggris Anda,. Baik dalam membaca, berbicara dan menulis cukup untuk mengikuti kuliah di kampus tujuan Anda.

Kamu mungkin masih bertanya-tanya, “Sebenarnya apa sih perbedaan TOEFL dan IELTS?”. Nah, kali ini kita akan membahas mengenai perbedaan keduanya dari berbagai aspek mulai dari kegunaan hingga bagaimana sistem pengujiannya.


Perbedaan TOEFL dan IELTS

Pada dasarnya, TOEFL dan IELTS adalah ujian standar internasional yang dilakukan untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggris seseorang. Hasil dari ujian TOEFL dan IELTS dapat digunakan untuk berbagai kepentingan, tetapi biasanya berkaitan dengan pendidikan.

Hal pertama yang menjadi perbedaan di antara keduanya adalah kegunaanya secara spesifik. Biasanya jika kamu ingin melanjutkaan studi di Kanada atau Amerika, TOEFL (Test of English as Foreign Language) menjadi salah satu persyaratannya.

Skor atau nilai TOEFL (iBT) yang harus kamu peroleh pun umunya berkisar antara 900-100. Namun, jika universitas yang kamu tuju adalah universitas termuka maka skor yang harus kamu peroleh atau standarnya harus lebih tinggi dari itu.

Sementara IELTS di butuhkan di universitas-universitas Inggris, Australia, dan Selandia Baru. Standar nilainya adalah 6.0 hingga 7.0. Tentunya jika universitas termuka standar nilai nya pun lebih tinggi dan bisa mencapai 7.5.

Bahasa Inggris yang Di Ujikan

Hal selanjutnya yang menjadi perbedaan di antara TOEFL dan IELTS adalah standar bahasa Inggris yang di gunakan. TOEFL menggunakan bahasa Inggris dengan gaya Amerika atau biasa disebut American English.

Sementara IELTS mengikuti standar berbahasa Inggris bangsa Britania atau biasa disebut British English.

Meskipun kegunaan keduanya sama-sama menguji kemampuan bahasa Inggris, namun TOEFL dan IELTS memiliki kiblat yang berbeda.

Pembagian Jenis

Ada dua jenis tes TOEFL yang perlu kamu ketahui, yaitu TOEFL ITP (Institutional Testing Program) dan TOEFL iBT (internet Based Test).

TOEFL ITP hanya berlaku untuk institusi di wilayah tertentu saja, misalnya Asia. Beberapa institusi di Asia menerima TOEFL ITP sebagai salah satu persyaratan dokumen pendaftaran.

Sebaliknya TOEFL iBT adalah ujian resmi langsung dari lembaga penyelenggara di Amerika. Hasilnya akan berlaku di seluruh dunia untuk kepentingan apapun.

Sementara untuk IELTS ada dua jenis modul yang ditawarkan yaitu Modul Akademik dan Modul Pelatihan Umum. Jika kamu mengikuti ujian IELTS untuk keperluan melanjutkan studi, maka harus mengambil Modul Akademik. Modul Pelatihan Umum diperuntukkan bagi kebutuhan non-akademik seperti untuk magang, atau keperluan migrasi.

Kemampuan yang Di Uji

Berikut yang menjadi perbedaan diantaranya adalah segi kemampuan yang di uji di tiap tesnya. Kemampuan yang diuji pada TOEFL ITP dibagi menjadi tiga sesi ujian yaitu Listening, Structure and Written Expression, dan Reading Comprehension.

Sementara pada TOEFL iBT, keempat sesi berdasarkan kemampuan yang diujikan adalah Reading, Listening, Speaking, dan Writing yang seluruh soalnya dikerjakan dalam bentuk pilihan ganda. Kamu akan butuh waktu sekitar 4 jam untuk menyelesaikan semua sesi tersebut.

Kemampuan yang di uji IELTS juga serupa dengan TOEFL iBT yaitu Speaking, Writing, Reading dan Listening. Hanya saja tidak dalam bentuk pilihan ganda melainkan di tulis tangan.

Di sesi Speaking, kamu akan langsung berbicara dengan penguji selama sekitar 12-14 menit. Durasi pengerjaan tes IELTS ini hanya memakan waktu kurang dari tiga jam, atau tepatnya dua jam empat puluh lima menit.

Sistem Penilaian

Hal terakhir yang menjadi perbedaan diantara TOEFL dan IELTS adalah dari segi sistem penilaiannya atau hasil akhir. Skor TOEFL ITP berkisar dalam angka ratusan dengan maksimal 677, sedangkan skor TOEFL iBT berkisar antara 0-120.

Sementara itu, penilaian IELTS akan memberikan skor dalam bentuk satuan dalam rentang 0 hingga 9. Hasil akhir sendiri adalah penjumlahan dari semua skor per sesi.

Jika kalian mempertanyakan manakah yang terbaik di antara keduanya, seperti yang sudah di sampaikan sebelumnya, fungsi utama keduanya adalah mengukur kemampuan bahasa inggris agar sesuai dengan standar internasional.

Pengambilan tes kedua ini sangat bergantung pada tujuan penggunaanya sehingga tidak dapat dibandingkan satu sama lain.

Gimana apakah sudah bisa membedakan perbedaan TOEFL dan IELTS dari penjelasan di atas? Semoga kamu dapat menentukan tes yang tepat buat kamu!