Kurikulum Nasional


Perbedaan Kurikulum Internasional dan Kurikulum Nasional – Kurikulum nasional merupakan kurikulum yang telah diterapkan di sekolah-sekolah nasional, baik sekolah negeri maupun sekolah swasta. Kurikulum nasional sendiri dibentuk dan diawasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.

Kurikulum nasional telah disesuaikan dengan sistem Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) atau dengan sistem kurikulum 2013. Hal lain yang perlu diketahui lagi adalah kurikulum nasional merupakan jenis kurikulum yang paling banyak dijadikan acuan oleh sekolah-sekolah di Indonesia.

Dalam kurikulum nasional semua siswa akan mendapatkan mata pelajaran yang setara antara satu sama lainnya atau dalam kata lain setiap siswa wajib mempelajari mata pelajaran yang berlaku di sekolahnya.

Bahasa pengantar di kurikulum nasional pun menggunakan bahasa resmi nasional yaitu, bahasa Indonesia. Dengan adanya bahasa indonesia sebagai bahasa pengantar, umumnya sekolah dengan kurikulum nasional tidak membutuhkan tenaga pengajar internasional dan lebih banyak mempekerjakan tenaga pengajar lokal.

Untuk sistem ujiannya pun, menggunakan ujian tengah semester, ujian akhir semester, dan asesmen nasional bagi siswa yang duduk di kelas 6 SD, 3 SMP, dan 3 SMA.

Kurikulum Internasional

 

Berbeda dengan kurikulum yang sebelumnya kita bahas. Kurikulum internasional adalah jenis kurikulum yang dijadikan acuan oleh sekolah-sekolah internasional di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Siswa dari sekolah dengan kurikulum internasional diberikan keleluasaan dalam memilih mata pelajaran sesuai dengan bidang yang diminati saja. Sehingga siswa tidak diwajibkan untuk mengambil semua mata pelajaran atau yang lainnya.

Dari yang kita ketahui kata internasional adalah menyangkut bangsa atau negeri seluruh dunia. Oleh karena itu, bahasa pengantar yang di gunakan si kurikulum internasional adalah bahasa asing, seperti bahasa inggris.

Namun, bahasa inggris bukanlah satu-satunya bahasa asing yang digunakan sebagai bahasa pengantar di sekolah dengan kurikulum internasional. Di beberapa sekolah dengan kurikulum internasional menggunakan bahasa mandarin atau bahasa negara-negara benua Eropa lainnya sebagai bahasa pengantar.

Faktor bahasa pengantar sangat mempengaruhi komposisi tenaga pengajar baik di sekolah internasional maupun nasional. Sekolah yang mempergunakan bahasa asing sebagai bahasa pengantar, membutuhkan setidaknya satu orang tenaga pengajar asing. Sekolah dengan kurikulum internasional, siswa mendapatkan lebih banyak tugas praktik terutama di bidang science.

Ujian yang ditempuh oleh siswa sekolah internasional juga tidak hanya soal ujian di tengah dan akhir semester, tetapi siswa juga mengikuti ujian skala internasional seperti ujian International Baccalaureate (IB) atau Cambridge International Examination (CIE).

Kurikulum internasional yang diterapkan di Indonesia juga memiliki banyak variasi dan fokus utamanya masing-masing lho. Jenis-jenis kurikulum internasional yang umum diterapkan adalah Kurikulum Montessori, Cambridge International, International Baccalaureate (IB), International Primary Curriculum (IPC), Singaporean Primary Curriculum (SPC).

Salah satu sekolah internasional di Indonesia yang berhasil mencetak siswa-siswa berprestasi adalah Menlo Park School. Prestasi yang diraih oleh siswa-siswa Menlo Park School berupa juara kompetisi akademik hingga penganugerahan beasiswa untuk melanjutkan studi di luar negeri. Menlo Park School sendiri adalah sekolah internasional yang menerapkan Kurikulum Cambridge dalam kegiatan belajar mengajarnya.

Perbandingan Kurikulum Internasional dan Nasional

 

Kurikulum internasional maupun kurikulum nasional pun memiliki beberapa poin unggulannya masing-masing yang bisa dijadikan bahan pertimbangan bagi kalian dalam memilih kurikulum sekolah. Berikut kumpulan keunggulan dari masing-masing kurikulum!

Secara aksesibilitas, keunggulan yang dimiliki kurikulum nasional adalah lebih muda dijangkau oleh para siswa Indonesia. Karena jumlah sekolah yang ada terhitung lebih banyak menerapkan kurikulum nasional dibandingkan dengan kurikulum internasional. Harga dari kurikulum nasional pun lebih terjangkau jika dibandingkan dengan sekolah yang mengacu pada kurikulum internasional.

Namun, fasilitas dan jenis ujian yang ditawarkan oleh sekolah berkurikulum internasional pastinya sepadan dengan biaya yang telah dikeluarkan.

Memiliki standar internasional, ujian yang dijalankan pun diselenggarakan dan diawasi oleh lembaga bertaraf internasional. Seperti Cambridge International Examination yang berada di bawah naungan salah satu kampus ternama di Inggris, University of Cambridge.

Melalui ujian bertaraf internasional, peluang yang di miliki siswa untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri pun akan lebih tinggi.