7 Tips Bijak Dalam Memilih Jurusan  – Masih bingung Memilih Jurusan Kuliah?

7 Tips Bijak Untuk Generasi Z di Tahun 2021

“Jurusan mana yang seharusnya saya ambil?”. Pertanyaan seperti ini seringkali dipertanyankan oleh Gen z yang akan masuk kuliah. Memilih jurusan kuliah memang bisa menimbulkan kegalauan tersendiri.

Ada berapa sebenarnya jurusan kuliah yang ada? Bagaimana cara menentukan jurusan kuliah yang tepat? Mungkin beberapa dari kalian sangat buta akan ragam pilihan jurusan kuliah yang ada. Dan sebagian sudah memiliki beberapa pilihan jurusan kuliah, namun masih bingung menentukan jurusan apa yang diambil. Dan, ada pula yang galau ketika harus menentukan antara jurusan kuliah pilihan Ortu atau pilihan diri sendiri.

Berikut tiga tips di bawah yang dapat membantumu menemukan jawaban!

1. Pahami Minat dan Bakat yang Dimiliki

Ketika dihadapkan pada sekian daftar jurusan kuliah yang harus dipilih, diluar dari pilihan Ortu ataupun pilihan diri sendiri, kita membutuhkan alasan yang tepat dan kuat untuk memilih. Cara memilih jurusan kuliah tentunya tidak sama dengan pada saat kita memilih menu makanan atau tema ponsel, misalnya.

Saat bosan dengan tema ponsel A, kita bisa saja dengan mudahnya menggantinya dengan tema B. Tapi berbeda halnya dengan jurusan kuliah. Saat kita mulai merasa salah pilih jurusan kuliah, akankah kita berganti jurusan dengan mudah? We won’t do so, of course. You knew the answer.

Itulah sebabnya, kita perlu tahu apa minat dan bakat yang kita miliki. Pemahaman yang baik akan diri sendiri inilah yang dapat membuat kita bertahan menghadapi berbagai tantangan saat belajar tentang ilmu dan skills baru di bangku kuliah nanti.

2. Lakukan Riset Jurusan-Jurusan Kuliah yang Dipilih

Cara menentukan jurusan kuliah yang satu ini dapat membantu kamu yang benar-benar nge-blank ingin kuliah di jurusan apa. Yes, do your own research. Cari tahu sebanyak-banyaknya jurusan kuliah yang ada. Pelajari masing-masing bidang ilmunya, prospek alumninya, dan hal-hal lain yang dirasa penting untuk diketahui.

Study and compare – sandingkan, bandingkan daftar jurusan kuliah yang ada padamu. Learn all facts. Langkah-langkah ini dapat membantumu menjatuhkan pilihan jurusan kuliah. Cara ini pun bisa diterapkan saat kita punya sebaris daftar jurusan kuliah untuk dipilih, entah itu pilihan diri sendiri atau “rekomendasi” Ortu. It may take some time, but definitely is worth the effort.

3. Konsultasi dengan Orang Dekat Berpengalaman/ Profesional di Dunia Kerja

Diskusikan berbagai pilihan jurusan kuliah yang ada saat ini dengan ahlinya, misalnya psikolog pendidikan. Atau bisa juga diskusikan dengan seseorang yang dekat denganmu yang dapat mengurai benang kusut di kepala kamu. Mereka yang memiliki pengalaman dan kapasitas dapat memberi kita sudut pandang dan pengetahuan baru yang fresh.

Akan lebih baik lagi bila kita dapat mengombinasikan dua cara memilih jurusan kuliah ini bersamaan. Gunakan hasil riset sebagai bahan diskusi.

Pahami Keuntungan dan Konsekuensi Pilihan

Bear in mind, nothing’s perfect. Sebaik apapun pilihan yang kita coba ambil, pasti akan ada kekurangannya. Itulah mengapa, mengetahui konsekuensi dari pilihan jurusan kuliah yang diambil itu sangat penting. Jangan cuma dilihat dari sisi positif atau keuntungannya saja ya!

Pantangan Saat Memilih Jurusan

Tak cukup dengan tiga poin penting di atas, kita juga harus memperhatikan empat pantangan berikut ini saat memilih jurusan kuliah.

1. Jangan memilih jurusan kuliah hanya karena prospek masa depan

Pernahkah kamu mendapat saran untuk memilih jurusan kuliah yang ber’lahan basah?’ seperti Jurusan Akuntansi, Aktuaria, Bea Cukai maupun jurusan-jurusan kuliah lain yang terkait dengan keuangan sering dianggap berprospek cerah.

Beberapa jurusan memang membekali kita dengan ilmu, kemampuan, dan kecakapan untuk menyandang profesi tertentu – seperti akuntan, aktuaris, atau pegawai bea cukai pada contoh diatas. Tetapi bukan berarti kemampuan pada bidang tersebut itulah yang semata-mata akan membuat kita mendadak sukses dimasa yang akan datang.

Ada begitu banyak faktor yang mempengaruhi kesuksesan karier seseorang. Jurusan kuliah dan prospek yang ditawarkannya tak sesederhana penambahan bilangan bulat. Memilih jurusan kuliah yang membuat orang lain tampil mentereng takkan serta merta membuat masa depan kita sama cerah berkilaunya.

2. Jangan terpaku pada nilai pelajaran saja

Di mata pelajaran apa yang nilai kamu unggul? Misalnya mata pelajaran tersebut Matematika, apakah kamu akan memilih kuliah di Jurusan Matematika?

No, it’s not that simple. Ternyata Matematika digunakan juga di Jurusan Aktuaria dan Statistika, misalnya. Bahkan, ada pula Jurusan Pendidikan Matematika. Pilihan jurusan kuliahmu tidak terbatas pada Jurusan Matematika di FMIPA!

Salah satu cara menentukan jurusan kuliah memang dengan mempertimbangkan nilai pelajaran di sekolah. Nilai sekolah kerap sekali dijadikan acuan saat kita harus menentukan jurusan kuliah. But it’s not the only one, Sobat.

3. Jangan abaikan bakat dan minat diri

Mengenali bakat dan minat diri menjadi cara memilih jurusan kuliah yang cukup penting. Sayangnya, seperti telah disebutkan diawal, tak setiap dari diri kita sudah mengenali diri sendiri dengan cukup baik. Pada saat seperti inilah tes jurusan kuliah, seperti Tes Penjurusan Aku Pintar, berperan penting sebagai salah satu cara memilih jurusan kuliah yang tepat.

4. Jangan asal ikut-ikutan teman

87% mahasiswa Indonesia merasa salah jurusan. Setelah melewatkan dua-tiga tahun kuliah, banyak di antara mereka yang merasa salah mengambil jurusan. Dan sangat di sayangkan bila harus mengulang kuliah dan menjadi mahasiswa baru lagi, bukan?

Bahkan 52% karyawan mengaku bahwa jika bisa memutar waktu, mereka akan memilih jurusan kuliah yang berbeda. Apakah mereka dulu bingung memilih jurusan kuliah? Atau, mereka dulu menentukan jurusan kuliah hanya dengan mengikuti pilihan teman-temannya?

Maka dari itu, pilihlah jurusan kuliahmu sendiri. Tak perlu khawatir akan kehilangan teman karena nantinya akan ada teman-teman baru saat kuliah.

 

Ada banyak referensi tentang tips memilih jurusan kuliah yang bisa memperkaya kita dengan sudut pandang berbeda. Hal yang terpenting adalah jangan memilih jurusanmu hanya agar sama dengan temanmu. Dare to be yourself!