5 Materi Preschool untuk Anak yang Bisa Diajarkan Orang Tua – Sebenarnya tidak ada patokan usia ketika anak mulai berangkat sekolah. Kebanyakan sekolah terbaik akan menawarkan kelas preschool dan menerima anak diusia 2-3 tahun. Namun, bukan berarti di usia tersebut anak-anak sudah siap masuk sekolah.

Kesiapan bersekolah bisa dilihat dari segi sosial, fisik, emosional, serta kognisi dalam program pendidikan yang ditawarkan di sekolah. Banyak orang tua yang masih belum begitu paham tentang bagaimana cara mengajarkan dan bahan pengajaran untuk anak-anaknya saat di rumah. Padahal sangat banyak hal yang bisa dijadikan materi pelajaran untuk anak balita.

Berikut akan kita bahas 5 materi preschool untuk anak yang bisa diajarkan orang tua di rumah.

Pengenalan alfabet dengan cara bernyanyi

Materi yang sangat utama saat anak sekolah di preschool adalah mengenal alfabet dan cara pelafalannya. Mengajarkan alfabet dan membuat anak mampu untuk membaca dan menulis.

Anak-anak pada umumnya sangat senang akan irama musik yang ceria. Maka dari itu, belajar alfabet dan disembari dengan musik atau menyanyikannya merupakan dapat di jadikan materi. Agar anak menjadi lebih tertarik lagi untuk belajar. Mulai ajak anak bernyanyi tentang huruf alfabet.

Selain itu, mulailah tempelkan poster alfabet di sekitar rumah agar anak selalu ingat untuk membacanya dan familiar terhadap alfabet.

Pengenalan bilangan dan berhitung secara perlahan

Mempelajari angka 0 sampai 9 adalah satu keterampilan matematika dasar yang harus dipelajari oleh anak-anak pra-sekolah.

Ketika anak sudah berusia sekitar satu tahun, orang tua juga bisa mengajarkan anak-anaknya mengenai angka dan berhitung dengan teknik yang menyenangkan. Di preschool biasanya ada konsep penghitungan yang lebih awal.

Tujuannya untuk dapat mengenalkan konsep matematika seperti penambahan dan pengurangan. Saat ada kesempatan, Anda bisa mengajak anak untuk menyebutkan angka untuk belajar menghitung.

Belajar menggunting dan menempel dengan sabar

Belajar menggunting dan menempel merupakan salah satu cara agar dapat mengasah kemampuan motorik halus pada anak di usia dini. Melalui proses menggunting kekuatan otot-otot jari serta koordinasi mata dan tangan akan terlatih.

Para orang tua dapat menggunakan Teknik sederhana ini dengan cara menyediakan gunting khusus anak yang terbuat dari plastik agar aman untuk anak. Ajari mereka cara menggunting dengan baik dan benar. Bisa di mulai dengan menggunting secara bebas dan orang tua bisa turut serta memegangkan gunting untuk praktiknya.

Untuk pelajaran menempel, berikan cara untuk membuka stiker dan menempelkannya. Latih anak untuk bersabar dan berkonsentrasi.

Kenali warna dan bentuk benda di sekitar rumah

Materi selanjutnya yang bisa diajari di rumah adalah pelajaran warna dan bentuk. Mulailah dengan hal-hal yang simple atau dasar. Orang tua bisa memanfaatkan segala sesuatu yang ada di sekitar rumah.

Mulailah untuk membantu anak mengenal warna dan bentuk yang ada di sekitar. Membantu anak-anak untuk menemukan benda-benda di sekitar rumah yang berbentuk persegi, bulat, dan segitiga.

Lakukan pengulangan supaya anak dapat paham bentuk-bentuk serta warna yang diberikan.

Sosialisasi dan berbagi lewat cara yang konsisten

Di luar dari kemampuan akademik, kemampuan sosial juga bisa diajarkan pada anak di usia preschool. Hal ini akan sangat berguna saat anak sudah bertemu kelompok yang lebih besar dan tidak merasa takut ketika berjumpa dengan orang baru atau tidak di kenal.

Kemampuan sosialisasi adalah keterampilan sangat penting bagi anak-anak usia dini untuk dapat mengekspresikan emosi, bekerja sama serta menunjukkan kemampuannya dalam memecahkan masalah. Orang tua bisa mengajak anak mengekspos keterampilan sosialnya lewat berbagai cara, seperti bekerja sama, mengikuti arahan, mengkomunikasikan keinginan mereka secara konsisten.

Jika anak belum bisa sekolah pada usia dua tahun itu merupakan hal yang sangat wajar. Anda sebagai orang tualah yang harus mempersiapkan anak belajar di rumah dengan baik dengan cara menggunakan 5 materi di atas. Hal ini agar anak Anda memiliki pengetahuan dasar saat berhasil masuk ke sekolah favorit.